Senin, 06 Juli 2020

SEJARAH PEMBAJAKAN KALIMAT TAUHID SBG BENDERA POLITIK



________________

Hizbut Tahrir koar2 bendera mereka yg berwarna putih (Liwa’) dan hitam (Rayah) sebagai Bendera Rasulullah. 

Faktanya bendera Hizbur Tahrir baru dikenal oleh kalangan Hizbut Tahrir pada tahun 2005, padahal Hizbut Tahrir telah berdiri sejak tahun 1953. Jadi kemana saja selama 52 tahun bendera yg disebut “Bendera Rasulullah” itu, kok baru ditemukan tahun 2005?

Sebenarnya bendera hitam dan putih dg tulisan kalimat tauhid Laa Ilaha illallah dan Muhammad Rasulullah bukanlah Bendera Rasulullah, karena baru ada pada awal abad ke-20. Saya akan menyajikan sejarah pembajakan terhadap kalimat tauhid untuk bendera politik.

11 .Ikhwan Wahabi Saudi (1924-1930): Kelompok Pertama yg Gunakan Kalimat Tauhid dalam Bendera Hitam

Pada awalnya yg kurang ajar memakai kalimat tauhid sebagai bendera politik adalah Kelompok Ikhwan dari Najed (Saudi saat ini) yg berdiri pada awal abad ke-20.

Saya menyebut Ikhwan Wahabi Saudi untuk membedakannya dg Kelompok Ikhwanul Muslimin (IM) di Mesir yg didirikan Hasan al-Banna pada awal  abad ke-20 juga.

Tokohnya bernama Sultan bin Bajjad al-Utaibi. Awalnya dia bersekutu dg Raja Abdul Aziz Bani Saud saat menggulingkan Dinasti Hijaz Wangsa Hasyimi yg menguasai Mekkah dan Madinah, tapi kemudian Ikhwan dan Raja Abdul Aziz Bani Saud pecah kongsi. Ikhwan dihancurkan pada tahun 1930. Sultan bin Bajjad al-Utaibi ditipu saat menyerang, janji Raja Abdul Aziz ia akan diampuni, ternyata dijebloskan ke penjara dan mati membusuk dalam tahanan.

Bendera Ikhwan berwarna hitam, dg tulisan kalimat Tauhid dan pedang di bawahnya. Bandingkan dg bendera Kerjaan Saudi saat ini, yg sama persis kecuali warna hijaunya dan bentuk font (khath) tulisan kalimat tauhid.

22 .Osama bin Laden dan Al-Qaidah (1988)

Kelompok kedua yg menggunakan bendera hitam dg membajak kalimat tauhid adalah Tandzimul Qaidah (Al-Qaeda) yg didirikan oleh Osama bin Laden pada tahun 1998.

Sangat populer foto Osama bin Laden dg background Bendera Al-Qaidah yg berwarna hitam dg tulisan kalimat tauhid. Bentuk font (khath) tulisannya seperti bendera Saudi, jenis “tsulutsi” dg ornamen yg sedikit berbeda.

Yg kita tahu, Osama bin Laden dan Al-Qaidah berkembang di Afghanistan untuk melawan invasi Uni Soviet saat itu. Dari sini, Osama bin Laden dan Al-Qaida menerima dukungan dari Taliban.

Al-Qaidah terlibat dalam aksi2 terorisme di Indonesia, silakan baca tulisan saya:

33 .Bendera Taliban Saat Menguasai Afghanistan (1996-2001)

Saat Taliban menguasai Afghanistan yg direbut dari Kelompok Mujahidin, mereka mendirikan Emirat Islam Afghanistan dg bendera warna putih dg tulisan kalimat tauhid. Bentuk font sama persis dg bendera Al-Qaidah.

Maka pembedaan Hizbut Tahrir yg membedakan benderanya yg warna putih untuk administrasi negara dan warna hitam untuk kondisi perang sebenarnya mengikuti tradisi Osama bin Laden Al-Qaidah dan Taliban. 

Dalam kondisi perang, Al-Qaidah menggunakan bendera hitam, namun saat Taliban menguasai Negara Afghanistan mereka memakai bendera putih.

Baik bendera Al-Qaidah dan Taliban sama persis dg bendera putih dan hitam milik Hizbut Tahrir.

44 .Kelompok Tauhid Wal Jihad di Iraq (1999-2004)

Inilah kelompok salafi Wahabi yg memakai bendera hitam dg kalimat Tauhid dg tambahan tulisan Jamaah Tauhid Wal Jihad. Pada tahun 2004, Jamaah ini bergabung dg Al-Qaidah, mengganti benderanya dg nama baru mereka Tandzim Qaidatil Jihad fi Bilad Rafidin.

Tokoh yg terkenal dari kelompok ini adalah Abu Musab al-Zarqawi. Pada tahun 2006, kelompok bentrok dg Al-Qaidah kemudian memisahkan diri menjadi  ISIS.

55 .Hizbut Tahrir Mengenalkan Bendera Negara Khilafah: Liwa’ (Putih) dan Rayah (Hitam) tahun 2005

Persis bendera Taliban yg berwarna putih saat menguasai Afghanistan dan bendera Al-Qaidah yg berwarna hitam.

Penetapan Bendera Putih dan Bendera Hitam ini ada dalam buku Ajhizah Daulah Khilafah: Struktur Negara Khilafah: Pemerintahan dan Administrasi yang baru terbit tahun 2005. Penetapan ini dilakukan oleh Pemimpin Intenasional (Amir) Hizbut Tahrir yg sekarang: Atha’ Abu Ar-Rasytah. Amir yang ke-3.

Silakan baca tulisan saya tentang “Bahaya Hizbut Tahrir” dan tulisan2 lainnya tentang Hizbut Tahrir di sini.

66 .Bendera Hitam ISIS yg Meneror Dunia (2006-sekarang)

Deklarasi sebagai Negara Islam tahun 2006 dan sejak tahun 2014 menguasai Raqqa Suriah dan Mosul Iraq. Mulai jatuh dari tahun 2017. Setelah memisahkan diri dari Al-Qaidah mereka membuat bendera sendiri, tetap berwarna hitam dg tulisan kalimat tauhid namun font nya berubah yg diambil dari tulisan stempel cincin Nabi Muhammad Saw.

Dibanding jenis font bendera-bendera hitam lainnya yg menggunakan font tsulutsi yg baru ada pada abad ke-10 M/4 H, font Bendera ISIS lebih arkaik (kuno), karena menggunakan font yg sama seperti tulisan tangan era Nabi Muhammad Saw.

ISIS terlibat dalam aksi2 terorisme di Indonesia, silakan baca tulisan saya di sini.

Hingga saat ini hanya ada tiga kelompok yg memakai bendera baik yg berwarna hitam dan putih yg bertuliskan kalimat tauhid. 

Yg pertama kelompok Al-Qaidah dan jaringannya. Misalnya Jabhah Nusrah di Suriah, kemudian Taliban yg memakai versi warna putih. 

Kedua Kelompok ISIS yg hanya menggunakan bendera hitam yg berbeda jenis font (khath) dari bendera Al-Qaidah. 

Ketiga Hizbur Tahrir yg sama persis menggunakan bendera Al-Qaidah (hitam) dan Taliban (putih).

Kesimpulannya, bendera hitam yg bertuliskan kalimat tauhid sudah menjadi bendera politik dan identitas kelompok, yg lahir pada abad ke-20 oleh Kelompok Ikhwan Wahabi Saudi. 

Klaim Hizbut Tahrir yg mengatakan bendera hitam dan putih mereka sebagai “Bendera Rasulullah Saw” adalah kebohongan dan penipuan belaka. Karena bendera mereka yg hitam sama persis dg bendera Al-Qaidah dan bendera mereka yg berwarna putih sama persis dg bendera Taliban.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar